MASIH MUDA, PUNYA USAHA TANPA RIBA, BERBAKTI PADA IBUNYA, HOBINYA NGURUSI DUAFA

header niko 728 x 90

MASIH MUDA, PUNYA USAHA TANPA RIBA, BERBAKTI PADA IBUNYA, HOBINYA NGURUSI DUAFA
(Kisah Indra Destriawan dari Pekalongan)

MASIH MUDA, PUNYA USAHA TANPA RIBA, BERBAKTI PADA IBUNYA, HOBINYA NGURUSI DUAFACopas dari Mas Saptuari

KISAH 1: MASIH MUDA, PUNYA USAHA TANPA RIBA, BERBAKTI PADA IBUNYA, HOBINYA NGURUSI DUAFA..
(Kisah Indra Destriawan dari Pekalongan)

Berapa kali pintu rumah saya di Jogja diketuk menjelang tengah malam.
“Numpang tidur ya mas, habis bawa pasien dari Pekalongan mas buat kontrol besok di RS Sarjito..”

Indra menjalani hari-harinya sebagai kurir relawan di ‪#‎SedekahRombongan‬, sekaligus mengurus bisnis batiknya. Usai tamat SMA orang tuanya tidak mampu untuk membiayai dia kuliah, Ibunya bahkan dulu rela utang ke bank satu pindah ke bank lainnya untuk biaya sekolah dan makan sehari-hari. Sepanjang tahun 2010-2012 keluarga kecil itu berusaha membebaskan dari jeratan rentenir dan utang bank. Sampai akhirnya Indra membuka usaha sendiri berjualan batik secara online.

“Waktu masih punya utang itu ibu saya sering sakit mas, bolak balik saya merawat ibu saya di rumah sakit, namun setelah saya gabung di #SedekahRombongan mewakafkan waktu untuk membantu orang lain, Alhamdulillah ibu saya malah gak pernah sakit lagi.. Allah ganti dengan yang lebih baik mas” ceritanya waktu itu.

Kadang Indra wira-wiri Pekalongan-Jogja-Semarang, membawa pasien yang kontrol sekaligus membuka akses jualan batiknya. Saya memberinya tugas sebagai koordinator untuk Sosial Media dengan tim yang dibentuknya. Ketika di Semarang dia mengawasi Rumah Singgah tempat para pasien dampingan ‪#‎SR‬ tinggal sementara.

“Alhamdulillah mas, sekarang keluarga kami tidak punya utang lagi ke rentenir dan bank lagi. Terasa banget keberkahannya. Saya ngurusi duafa sakit sambil berbisnis, usaha saya makin melejit..” Lanjutnya.

“Bagi waktunya gimana ndra sekarang?”

“Saya jualan online lewat web www.alonabatik.com mas, Alhamdulillah sudah ada 400 reseller lebih di seluruh Indonesia, karyawan 9 orang sudah punya kantor sendiri. Bahkan ada yang dulu karyawan bank, sekarang jadi karyawan saya.. Banyak banget yang mau jadi reseller batik saya mas, sampai harus antri dulu.. Benar ya mas, kalau kita membantu orang lain Allah akan mudahkan semua urusan kita..”

Alhamdulillaah…

Di #SedekahRombongan saya selalu berbagi spirit kepada semua kurir relawan, disini mereka tidak digaji, tapi ALLAH yang akan mengganti dengan rejeki lain dari banyak pintu.. Kalau kita yakin ALLAH Maha Kaya, maka tinggal kita kuatin ikhtiarnya, pasti Allah bakal tunjukkan jalannya..

Semoga alonabatik.com terus melejit, bukti siapa yang mau membantu sesama, ALLAH bakal menjamin semua rejekinya..

“Semoga segera ketemu jodohmu juga ndra! Hehe”

Bagaimana dengan dirimu?
Apakah yang sudah kau berikan untuk sesamamu?

@Saptuari

Kumpul Komunitas banner 300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pingin Belajar Internet Marketing Yang Tepat - Hub : 081325000084 Atau KlikDi Sini